Foto: @uinbukittinggitv
LPM AL-ITQAN – Melalui The Envoy of The Forest, Cantika Atma Triannisa, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, berhasil menyabet Juara 1 dalam ajang Lomba Story telling pada Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) ke-IV PTKIN se-Sumatera 2026 yang digelar di UIN Raden Fatah Palembang. Perolehan ini diumumkan ketika penutupan event tersebut di gedung PPG kampus Jakabaring, UIN Raden Fatah Palembang. Jumat, 02/10/2026.
Pencapaian ini tidak didapatkan secara instan. Di balik penampilan, Cantika harus melakoni proses latihan yang padat dan disiplin setiap harinya. Dalam perjalanannya, ia didampingi langsung oleh salah satu dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Absharini Kardena, M.Pd.
Mengingat kembali proses persiapan yang tergolong singkat, Cantika menuturkan bahwa kerja sama tim dan ketekunan menjadi kunci utama di balik kesuksesan karya tersebut.
"Sekitar 2 minggu sebelum pengumpulan karya, saya dan rekan-rekan lainnya berlatih dan sekali lagi dibimbing dengan penuh semangat dan tekun. Mulai dari petugas di belakang layar yang menyiapkan lokasi untuk merekam karya, hingga teman-teman lainnya yang saling memberikan dukungan satu sama lain," ungkap Cantika saat diwawancarai alitqan melalui WhatsApp pada Senin, 5/10.
Pada ajang bergengsi tingkat regional Sumatra ini, Cantika membawakan naskah cerita berjudul The Envoy of The Forest. Cerita tersebut sarat akan makna lokal, menceritakan tentang keberanian seorang wanita Minang yang berdiri teguh mempertahankan hutan kuno dan kelestarian alamnya dari ancaman orang-orang yang serakah.
Meski demikian, perjalanan Cantika menuju panggung juara tidak sepenuhnya berjalan mulus. Berbagai hambatan teknis dan kreatif sempat menghampiri tim di tengah proses produksi. Namun, komitmen yang kuat berhasil mengalahkan keraguan tersebut.
"Hambatannya lumayan terasa, meskipun sempat beberapa kali mengganti judul cerita dan silih berganti membuat serta menyesuaikan properti, akhirnya dengan tekad yang bulat tetap membuahkan hasil yang manis," tambahnya.
Melalui kemenangan ini, Cantika tidak hanya membawa pulang piala, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam bagi rekan-rekan mahasiswa dan generasi muda Indonesia. Ia berharap ajang seperti ini dapat memicu keberanian mahasiswa lain untuk menunjukkan bakat dan minat mereka di kancah nasional.
"Harapannya, semoga lebih banyak lagi teman-teman, terkhususnya dari Pendidikan Bahasa Inggris, yang berani menunjukkan bakatnya tidak hanya di bidang story telling, tetapi juga di bidang-bidang lainnya. Mari kita bersama-sama menghidupkan minat literasi anak Indonesia melalui seni bercerita," tutupnya dengan penuh harapan.
Penulis: Salsabila Salwa

.jpg)