LPM AL-ITQAN- Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (DEMA FUAD) mengadakan penggalangan donasi bagi masyarakat yang terdampak bencana galodo di Arosuka, Solok, Sumatera Barat pada Minggu (27/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja bidang eksternal DEMA FUAD melalui program bernama FUAD Peduli.
Penggalangan donasi dilaksanakan di depan Masjid Jami' Mandiangin (Surau Gadang) , Jalan H. Miskin No. 1, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan. Kegiatan berlangsung mulai sekitar Pukul 14.30 hingga 18.00 WIB.
Ketua Umum DEMA FUAD, Sahri Romadhon Harahap, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan guna memenuhi program kerja, melainkan juga sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
"Sebagai makhluk sosial tentu kita mempunyai empati dan rasa peduli terhadap saudara-saudara kita yang terkena bencana galodo," ungkapnya, ketika diwawancarai via whatsApp oleh Alitqan pada Senin malam, 28/9.
Ia menjelaskan, program FUAD Peduli merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya oleh DEMA FUAD guna membantu mahasiswa maupun masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam pelaksanaan kegiatan kali ini, DEMA FUAD sebelumnya berencana menggandeng Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) selingkup FUAD. Namun, rencana tersebut belum bisa terlaksana karena adanya kendala dari pihak HMPS sehingga penggalangan donasi kali ini hanya diikuti oleh kepengurusan DEMA FUAD.
Sejak kegiatan ini berlangsung, DEMA FUAD tidak menetapkan target nominal donasi, melainkan fokus untuk mengupayakan pengumpulan dana sebanyak mungkin yang nantinya digunakan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Dalam waktu penggalangan yang relatif singkat, donasi yang terkumpul mencapai sekitar Rp500 ribu. Penggalangan dana masih akan dilanjutkan karena DEMA FUAD berencana untuk kembali melakukan penggalangan donasi dalam waktu dekat.
Terkait penyaluran donasi, DEMA FUAD berencana berkoordinasi dengan pihak lain yang juga melakukan penggalangan dana untuk korban bencana. Donasi tersebut nantinya diupayakan disalurkan secara bersama-sama kepada masyarakat yang terdampak.
Selama kegiatan penggalangan donasi, tidak terdapat kendala berarti. Cuaca yang seringkali berubah memang menjadi tantangan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, namun kegiatan tetap berhasil dilaksanakan hingga akhir.
DEMA FUAD berharap donasi yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana galodo di Solok. Selain bantuan berupa uang, DEMA FUAD juga membuka kesempatan bagi mahasiswa yang ingin memberikan bantuan dalam bentuk pakaian maupun kebutuhan lainnya.
"Semoga sedikit banyaknya dapat membantu saudara-saudari kita yang ada di Solok dan semoga saudara kita diberikan ketabahan dan keikhlasan," tuturnya.
Penulis: Jessica Safitri

.jpg)