LPM AL-ITQAN–Aliansi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Bukittinggi menggelar konsolidasi besar di Universitas Fort De Kock (UFDK) pada Minggu, 14/6/2026.
Pertemuan ini bertujuan menyikapi berbagai gejolak isu nasional terkini dan mempersiapkan aksi demonstrasi ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi pada senin(15/6).
Konsolidasi ini membahas sejumlah poin krusial, meliputi desakan pemberhentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang membebani pengemudi ojek online (ojol), kekhawatiran akan menipisnya ketersediaan Pertalite, serta kenaikan nilai tukar dolar.
Annisa Wahyuni selaku Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menjelaskan bahwa isu-isu tersebut menjadi landasan gerakan mereka.
"Kami membahas kajian-kajian tentang isu nasional yang beredar saat ini. Poin utamanya adalah penyampaian tentang MBG untuk diberhentikan, kenaikan BBM yang menyulitkan ojol, serta ketersediaan Pertalite yang diprediksi menipis. Kami juga membahas kenaikan harga dolar," ujarnya.
Hasil dari konsolidasi ini bukan sekadar diskusi, melainkan langkah konkret menuju aksi massa. Para peserta telah menyusun draf tuntutan yang rencananya akan dibacakan langsung di depan gedung DPRD.
Selain merumuskan tuntutan, pertemuan tersebut juga membahas teknis lapangan (teklap) serta menghitung estimasi massa yang akan turun ke jalan. Aksi massa akan dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul yang telah ditentukan.
Aliansi ini menunjukkan soliditas yang kuat antara mahasiswa dan masyarakat sipil, dengan elemen yang terlibat meliputi Mahasiswa UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Universitas Fort de Kock (UFdK), Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), OKP (HMI, PMII, GMNI, SEMMI), Komunitas Ojek Online (Ojol), dan Elemen Masyarakat Umum.
Wakil Presma UIN Bukittinggi menekankan pentingnya kekompakan dan kesadaran kritis dalam gerakan ini.
"Harapan saya, setelah konsolidasi ini dilakukan, semua elemen benar-benar menjalankan tugas dengan baik dan kompak. Saya juga berharap agar mahasiswa dan masyarakat lebih melek lagi terhadap permasalahan negara dan bisa mengkritik dengan baik," tegasnya.
Penulis: Jumadil Jefrian
