LPM AL-ITQAN—Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek (SMDD) Bukittinggi menghimpun aspirasi mahasiswa terkait perpanjangan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dilakukan dengan mengisi sebuah formulir melalui link atau barcode yang di posting pada akun instragram @semauinbkt_ sekitar pukul 08.30 WIB, Kamis (6/8/2026).
Ketua umum SEMA U mengatakan bahwa penyebab dilakukan survei pengumpulan aspirasi mahasiswa terkait perpanjangan pembayaran UKT ialah berangkat dari keresahan kawan-kawan mahasiswa yang mana pada pembayaran UKT semester sebelumnya ada mahasiswa yang keberatan atas kebijakan kampus tentang membayar denda kepada mahasiswa yang telat membayar UKT.
"Jadi inisiasi yang diangkatkan oleh SEMA U sekarang ini adalah untuk mengantisipasi kejadian yang lama atau masalah yang sudah-sudah itu untuk tidak terjadi kembali" ungkap Ahmad Fatwa Hutagalung.
Ia mengungkapkan bahwa data aspirasi mahasiswa ini akan dibawa kepada pihak rektorat supaya menjadi pertimbangan dan ada solusi dari pihak rektorat terhadap mahasiswa yang terkendala dalam pembayaran UKT.
"Dia bukan hanya terkendala masalah tenggat waktu, tetapi memang kendalanya itu di kondisi ekonominya atau di kondisi keungannya yang belum memungkinkan untuk melakukan pembayaran UKT," tuturnya.
Fatwa berharap bahwa dari data yang dikumpulkan pihak kampus bersedia menimbang lagi terkait tenggat waktu pembayaran UKT dan juga pihak kampus bisa mencarikan solusi untuk mahasiswa yang terkendala dalam hal membayar UKT agar kawan-kawan mahasiswa tidak berhenti perkuliahannya hanya karena terkendala di pembayaran UKT.
Komisi II SEMA U yang berfokus di bidang penampungan, dan penyaluran aspirasi mahasiswa mengatakan bahwa hasil survei akan menjadi bahan bagi SEMA U, khususnya bagi komisi II untuk menghimpun aspirasi mahasiswa dan menyampaikannya secara resmi kepada pihak universitas.
"Jadi bukan sekadar survei, tapi sebagai dasar advokasi dan bahan evaluasi agar kebijakan terkait UKT bisa lebih tepat sasaran dan memperhatikan kondisi mahasiswa," kata Pauji Hidayat Siregar.
Ia juga mengatakan bahwa tujuan utama dari penghimpunan aspirasi mahasiswa ini ialah untuk mengetahui kondisi mahasiswa terkait pembayaran UKT, terutama setelah adanya perpanjangan pembayaran.
"Kami dari SEMA U ingin melihat apakah masih ado mahasiswa yang kesulitan membayar dan apa solusi yang mereka harapkan. Hasilnya nanti akan dijadikan bahan advokasi Komisi II SEMA U untuk disampaikan kepada pihak universitas," ungkapnya.
Untuk link nya bisa di akses di bawah ini yang telah dicantumkan oleh alitqan.
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSc-KjexH65OsS9RidiS0lzcgm7GGlsIUh0AXjdm28t-hYz0-A/viewform
Penulis: M. Zidan Pratama
