LPM Al Itqan - Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi menyelenggarakan acara Penandatanganan Memorendum of Agreement (MoA) antara FUAD UIN Bukittinggi dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hubbulwathan Duri di Aula Gedung Bung Hatta pada Kamis, 30 April 2026.
Acara ini dihadiri oleh Dekan FUAD, Prof. Syafwa Rozi, Wakil Dekan III, Dr. Nurlizam, M.Ag, Wakil Dekan II, Dr. Darul Ilmi M.Pd, Ketua STAI Hubbulwathan, Dr. Elbina Mamla Sa’idah, S.Psi., M.Pd.I, Wakil Ketua Dini Deswarni, M.Pd, serta Ketua UP2M Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Mukhlis, S.HI., M.Sh. Tomi Hendra, M.Sos Sekretaris Prodi KPI, Asrul Harahap, M.Sos Ketua Prodi SPI beserta berbagai mahasiswa FUAD.
Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Dekan FUAD, Prof. Syafwa Rozi menyampaikan pengalaman serupa yang pernah ditempuh UIN Bukittinggi dalam kunjungan ke berbagai perguruan tinggi.
"Kita disambut dengan silaturahmi, dan berkat silaturahmi itu kita menambah saudara, menambah ilmu pengetahuan, dan menambah keberkahan. Ini yang kita harapkan.
Dan ruang-ruang kita ini, ruang pertemuan kita ini, ruang yang penuh keberkahan," jelasnya.
Ketua STAI Hubbulwathan dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini dalam rangka benchmarking dan Pengembangan tujuan utama.
"Sebagai kampus yang lebih kecil, STAI Hubbulwathan Duri ingin belajar dari pengalaman UIN Bukittinggi sebagai kampus besar dalam hal pengelolaan perguruan tinggi," Ujarnya.
"Terdapat harapan besar agar STAI Hubbulwathan Duri ini dapat bertumbuh dan berkembang menjadi institut atau universitas di masa depan," tambahnya.
Rencana Pengabdian Masyarakat (PKM) Selain penandatanganan MOA, akan dilaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada bidang komunikasi dan public speaking. Materi ini dipilih agar relevan dan dapat langsung diterapkan oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa semester 2 yang saat ini masih menempuh mata kuliah umum seperti Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
berharap agar kerja sama ini tidak hanya memberikan poin bagi lembaga secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa.
Dalam agenda lanjutan, Wakil Ketua STAI Hubbulwathan Duri, Dini Deswarni, M.Pd, menyampaikan materi bertajuk “Speak Smart: Public Speaking di Era Digital dan AI.” Materi ini mengangkat pentingnya kemampuan komunikasi publik di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Melalui pemaparannya, peserta diajak memahami bahwa public speaking pada era saat ini tidak lagi sebatas kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga mencakup kecakapan membangun pesan, mengelola audiens, memanfaatkan media digital, serta menggunakan teknologi AI secara bijak untuk mendukung efektivitas komunikasi.
Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan berbicara secara cerdas, terarah, dan bertanggung jawab menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda.
Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat melahirkan berbagai program berkelanjutan yang memberi manfaat nyata bagi pengembangan institusi, mahasiswa, dosen, dan masyarakat.
Penulis: Salsabila Salwa
