LPM-AL-ITQAN-Kamaruddin Amin melakukan kunjungan kerja ke UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi pada Jumat (8/5/2025). Kunjungan tersebut diisi dengan kuliah umum bagi mahasiswa dan tenaga kependidikan, sekaligus peresmian Labor Mini Bank yang berada di lingkungan kampus.
Agenda tersebut dihadiri oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, pimpinan universitas, dosen, serta mahasisw UIN Bukittinggi.
Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani, menyampaikan bahwa kehadiran Sekjen Pendis Kemenag RI menjadi motivasi bagi civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan diri.
Ia menegaskan bahwa UIN Bukittinggi berkomitmen mencetak generasi intelektual yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat moderasi beragama, dan orientasi terhadap kemajuan bangsa.
Kamaruddin Amin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UIN Bukittinggi serta mendoakan agar Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani, senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Ia juga memberikan penghargaan kepada mantan Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Ridha Ahida, atas kontribusinya dalam membawa perubahan dan perkembangan bagi kampus.
Menurutnya, transformasi yang telah dibangun menjadi bagian penting dalam perjalanan pengembangan perguruan tinggi Islam di Indonesia, khususnya UIN Bukittinggi.
Dalam kuliah umum yang disampaikannya, Kamaruddin Amin menekankan bahwa Indonesia saat ini tengah menghadapi proses panjang menuju negara maju. Untuk mencapai hal tersebut, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama yang harus dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan.
Ia menilai perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam mencetak generasi yang mampu menjawab tantangan zaman, baik dalam bidang ilmu pengetahuan, sosial, maupun pembangunan bangsa.
“Pendidikan menjadi kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Kampus memiliki peran strategis dalam proses itu,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyinggung masih banyaknya tantangan pendidikan di Indonesia, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi hingga persoalan sosial yang masih dihadapi masyarakat.
Karena itu, ia mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan belajar di perguruan tinggi dengan maksimal, mengingat tidak semua anak bangsa memiliki peluang yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Menurutnya, masa perkuliahan merupakan fase penting untuk membentuk kapasitas intelektual, memperluas wawasan, dan menyiapkan kontribusi nyata bagi masyarakat di masa depan.
Pada kesempatan yang sama, Kamaruddin Amin turut meresmikan Labor Mini Bank UIN Bukittinggi. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam bidang ekonomi dan perbankan syariah melalui praktik langsung di lingkungan akademik.
Peresmian dilakukan secara simbolis bersama jajaran pimpinan kampus dan tamu undangan yang hadir.
Penulis: Elgi Kurniawan
