LPM AL-ITQAN-UIN Sjech M. Djamil Djambek (SMDD) Bukittinggi melakukan pembangunan gedung perkuliahan. Gedung yang akan dibangun merupakan gedung untuk perkuliahan dengan muatan sekitar 38 kelas. Proyek pembangun dilakukan mulai dari tanggal 26/05/2026.
Hendra Nasrul selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yang dalam proyek ini ditunjuk oleh Rektor UIN SMDD sebagai Kuasa Penggunaan Anggaran (KPA). Tugas Hendra adalah sebagai penanggung jawab dalam proses proyek ini.
"Jadi, pertanggung jawabannya adalah, pertama adalah, kelancaran terhadap proyek. Yang kedua, kelancaran terhadap administrasi. Yang ketiga adalah kelancaran terhadap pembayar," jelas Hendra kepada Al-Itqan ketika diwanwacara pada 04/6/2026.
Kepala Bagian Umum dan Akademik (KABAG) itu memberikan keterangan mengenai proses pembangunan, mulai dari sumber dana yang didapatkan dari SBSN dan nominal anggaran.
"Asal dana dari Suku Bunga Syariah Nasional (SBSN). Besaran pembangunan ini dana nya kurang lebih 49 M," ungkap Hendra.
Hendra mengatakan, target proses pembangunan selama 270 hari atau 8 bulan. Pada proyek ini, mayoritas pekerja adalah orang jawa dan sejumlah pekerja lokal. Ia juga menjelaskan karakteristik gedung yang bertingkat 4 lantai dan juga akan memakai satu lift.
Bangunan tersebut merupakan gedung perkuliahan bersama, sehingga seluruh mahasiswa berhak memanfaatkan gedung ini. Gedung ini kelak akan dikenal dengan Gedung Pendidikan Terpadu.
Meskipun demikian, Hendra menjelaskan, gedung tersebut berkemungkinan akan menjadi fakultas Sains dan Teknologi (Saintek)
"Kita gak tau kedepan, apakah gedung ini untuk Fakultas SAINTEK atau tidak, kita ya belum tau, tetapi yang jelas kita waktu pengusulan dari awal untuk untuk gedung perkuliahan terpadu, semua fakultas," ujar Hendra.
Tujuan pembangunan gedung tersebut, agar bisa digunakan serta menunjang proses pendidikan selama perkuliahan mahasiswa di UIN SMDD Bukittinggi.
"Makanya kita pakai nama gedung pendidikan terpadu. Perkuliah untuk gedung bersama, kuliah-kuliah terpadu, siapa saja bisa pakai," katanya.
Hendra berharap, apabila gedung ini sudah selesai dibangun bisa dimanfaat dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat kampus.
"Uang yang sudah dikeluarkan oleh negara itu terfungsikan, termanfaatkan, sesuai dengan perentukan yang kita rencanakan" Tutup Hendra.
Penulis: M. Zidan Pratama
Sumber Foto: M. Zidan Pratama
