LPM AL-ITQAN - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali menjadi lokasi pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2026. Ujian yang berlangsung pada 8–9 Juni 2026 tersebut digelar di Laboratorium Terpadu kampus dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyeleksi peserta didik yang memenuhi syarat untuk melanjutkan pendidikan di PTKIN melalui ujian berbasis komputer.
"Tujuannya untuk menyaring potensi - potensi dari berbagai wilayah untuk dijadikan mahasiswa unggul di Perguruan Tinggi Negeri, terutama Perguruan Tinggi Islam" Ungkap salah satu panitia penyelenggara saat diwawancarai, (08/06/2026).
Adapun jumlah peserta yang memilih untuk melaksanakan UMPTKIN di UIN Bukittinggi mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.
"Kalau jumlahnya untuk yang memilih disini mengalami penurunan, biasanya sekitar 700 sampai 1000 orang ,kalau sekarang hanya sekitar 500 peserta"jelasnya.
Pelaksanaan UMPTKIN dilaksanakan selama dua hari dengan pembagian tiga sesi, yakni pagi,siang dan sore dengan waktu pelaksanaan selama dua jam. Sementara untuk pengawasan dan pelaksanaan, panitia menggunakan mekanisme panitia lokal yang terhubung dengan panitia pusat yang berada di kementrian melalui zoom, serta melalui aplikasi yang dibuat oleh kementrian agama.
Panitia berharap pelaksanaan UMPTKIN tahun ini semakin baik, terutama dalam menjaring calon mahasiswa yang berkualitas di UIN Bukittinggi.
"Kalau harapannya, semakin baiklah, semakin bagus yang mengikuti ujian yang untuk seleksi masuk, terutama yang di UIN Bukittinggi kan. Semoga kita mendapatkan potensi potensi yang lebih bagus dan lebih baik di tahun ini ya" ujarnya.
Dari sisi peserta, pelaksanaan UM PTKIN tahun ini disambut dengan rasa lega.
"Perasaannya lega, karena sudah selesai. Sekarang tinggal menunggu hasil," ungkap Lidya.
Lidya juga menyampaikan bahwa soal yang dihadapi tergolong menantang. Tetapi, persiapan yang dilakukan sebelumnya sangat membantunya dalam mengerjakan ujian.
"Kesulitannya di soal ya lumayan sulit, tapi karena sebelumnya ikut bimbingan belajar, jadi masih bisa dijawab," tambahnya.
Peserta berharap dapat lulus seleksi dan melanjutkan ke tahap selanjutnya sebagai calon mahasiswa.
Penulis: M. Al-Faruqi Aflah dan Defi Lestari Pulungan
Sumber foto: Humas UIN Bukittinggi
