LPM-AL-ITQAN – Senat Mahasiswa (Sema) UIN Sjech M. Djamil Djambek (SMDD) Bukittinggi sukses menjadi tuan rumah dalam agenda Temu Ramah Sema PTKIN se-Sumatera Barat. Temu ramah ini mempertemukan para aktivis legislatif mahasiswa dari berbagai kampus, meliputi UIN Imam Bonjol Padang, UIN Mahmud Yunus Batu Sangkar dan UIN Sjech M Djamil Djambek. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026 bertempat di Aula gedung Khairuddin Yunus.
Mengusung tema Sinergi Senat Mahasiswa UIN se-Sumatera Barat dalam Mewujudkan Kepemimpinan Progresif dan Kolaboratif , pertemuan ini menjadi tonggak awal dalam memperkuat jejaring komunikasi dan menyatukan visi kepemimpinan mahasiswa di tingkat regional.
Ketua Umum Sema UIN SMDD Bukittinggi menjelaskan, pertemuan ini merupakan hasil perencanaan yang telah dirumuskan sejak satu bulan terakhir. Proses inisiasi dimulai melalui komunikasi intensif dengan Ketum Sema Batusangkar yang kemudian dimatangkan melalui koordinasi daring hingga pertemuan teknis tatap muka di area kampus tuan rumah. Meski secara umum berjalan sesuai dengan rundown, panitia sempat menghadapi tantangan teknis berupa keterlambatan waktu pembukaan acara akibat faktor perjalanan peserta.
"Acaranya alhamdulillah lancar, untuk kendalanya kemarin ada kendala ini ya, ngaret. Ngaretnya disebabkan Sema yang dari Padang agak lama karena mereka kejebak macet, jadinya dibuka acara itu jam 11.30," ujar Fatwa Hutagalung, selaku Ketum Sema UIN Bukittinggi dalam wawancara secara daring.
Meskipun terdapat pergeseran waktu dari jadwal semula pukul 09.30 WIB, pihak tuan rumah memastikan seluruh rangkaian agenda tetap terlaksana dengan kondusif dan tetap mengikuti susunan acara yang ada.
Dalam sesi diskusi, ditegaskan bahwa Temu Ramah ini akan menjadi agenda jangka panjang yang tidak hanya diadakan satu kali dalam masa kepengurusan.
"Untuk acara ini insyaallah akan berlanjut, mungkin nanti kita akan mengadakan di Batusangkar dan juga di Padang," jelas Fatwa.
Fatwa menjelaskan, dilakukannya hal demikian guna menjaga kesinambungan komunikasi dan kerja sama yang telah terbangun di antara senat mahasiswa se-Sumatera Barat.
Menutup rangkaian acara, Ketum Sema UIN SMDD menyampaikan, pertemuan ini memberikan kesan mendalam karena menjadi ruang produktif untuk memperluas jejaring.
"Acara ini sangat berkesan karena menjadi sebuah momen untuk kita saling mengenal, saling bertukar ide, berbagi wawasan, dan juga saling menambah relasi," ungkapnya.
Fatwa berharap, melalui pertemuan ini diharapkan lahir kepemimpinan mahasiswa yang lebih progresif dan mampu berkolaborasi secara nyata dalam menjawab berbagai tantangan di lingkungan PTKIN.
Penulis: Gutanis Qoriyah
