LPM AL-ITQAN —Berdasarkan ketentuan dari Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Perpustakaan UIN Sjech M.Djamil Djambek (SMDD) Bukittinggi 2025 bahwa untuk menyerahkan skripsi/tesis/disertasi harus mencantumkan invoice dari percetakan PRO-UIN. Ini menjadi pertanyaan bagi mahasiswa, khususnya bagi mereka yang memilih mencetak skripsi di luar PRO-UIN.
Untuk diketahui, percetakan PRO-UIN merupakan sebuah vendor yang menjalin kerjasama dengan pihak Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN SMDD Bukittinggi. Menurut penjelasan P2B, hubungan kerjasama tersebut hanya berupa sewa lokasi di UIN Bukittinggi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT Perpustakaan UIN SMDD Bukittinggi, Dewi Angraini, A.Md, S.Ip, memberikan keterangan bahwa pihak perpustakaan tidak ada meminta nota stempel dari PRO-UIN sebagai syarat penerimaan tugas akhir mahasiswa.
"Kami di perpustakaan tidak ada meminta nota stempel dari PRO-UIN, mahasiswa bisa mencetak skripsi ,tesis dan disertasi di luar," ujarnya ketika di wawancarai oleh Alitqan melalui via WhatsApp pada Sabtu (12/9/2026).
Ia juga menjelaskan, apabila terdapat calon wisudawan yang belum menyelesaikan pembayaran syarat bebas pustaka, bisa di transfer ke rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) sekarang.
"Kami di perpustakaan sudah memberi pengumuman, dan pada umumnya mahasiswa yang akan wisuda tahu aturannya. Karena sudah banyak yang mengurus persyaratan bebas perpustakaan" tuturnya.
Dewi juga menjelaskan bahwa pihak perpustakaan sudah menjelaskan SOP penyerahan skripsi/tesis/disertasi melalui akun postingan akun instagram @perpusuinbkt yang di posting pada Jum'at (11/9).
"Ini SOP yang kami jalankan di perpustakaan tentang ketentuan penyerahkan skripsi, tesis dan disertasi," ujarnya.
Penulis: M. Zidan Pratama

