LPM AL-ITQAN — Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi melaksanakan wisuda angkatan XIII pada Rabu-Kamis, 16-17 September 2026 bertempat di gedung Student Center. Pelaksanaan sesi pertama pada hari Rabu, UIN Bukittinggi mengukuhkan sebanyak 840 wisudawan/ti, dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Prosesi wisuda diawali dengan pembukaan sidang terbuka secara resmi oleh Ketua Senat Universitas, Prof. Busyro, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran serta pembacaan doa.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si. Dalam sambutannya, rektor berpesan kepada para wisudawan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Ia juga mengingatkan lulusan untuk menjaga integritas, kemanusiaan, serta nilai-nilai yang telah diperoleh selama berada di lingkungan kampus.
Silfia juga menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari gelar akademik yang diperoleh, tetapi juga dari kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.
"Jangan ukur kesuksesan hanya dari gelar yang Saudara peroleh, tetapi ukurlah nanti dengan apa yang Saudara kerjakan, Saudara berikan, Saudara kontribusikan di tengah masyarakat," ujarnya.
Ia juga mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan kemampuan, membangun jejaring, dan mampu berkolaborasi di tengah perkembangan teknologi dan dunia kerja. Para lulusan diharapkan dapat membawa nama baik almamater serta tetap menjaga nilai-nilai Islam dan kearifan lokal dalam kehidupan bermasyarakat.
Prosesi dilanjutkan dengan proses pengukuhan wisudawan/ti, yang diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor tentang lulusan Program Doktor (S3), Program Magister (S2), dan Program Sarjana (S1), kemudian pembacaan nama serta pemindahan jambul wisudawan sesuai jenjang dan fakultas.
Setelah pemindahan jambul seluruh wisudawan, dilanjutkan dengan pelantikan oleh Rektor UIN Bukittinggi, serta pembacaan ikrar wisudawan dan wisudawati yang dipimpin oleh Hafizah dari Prodi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengumuman wisudawan/ti terbaik dari masing-masing fakultas serta penulis disertasi, tesis, dan skripsi terbaik oleh Hendra Nasrul M.Kom.
Setelah itu, penyampaian orasi ilmiah oleh Dr. Muhammad Rezi, M. Ag. Ia menekankan bahwa, jerih payah yang dilewati mahasiswa selama kuliah berakhir dengan proses wisuda, beliau juga menekankan pesan Al-Qur'an dalam Q.S. Al-Insyirah ayat 5-6.
Terakhir, sebelum sidang ditutup, dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan oleh perwakilan wisudawan terbaik, Sevila Maharani, dari program studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah. Rangkaian acara juga diselingi dengan penampilan paduan suara UIN Bukittinggi.
Koordinator Acara Wisuda, Afrizal, mengatakan pelaksanaan wisuda kali ini turut dihadiri sejumlah pihak dari luar institusi, termasuk alumni, pihak perbankan, dan kepala daerah. Ia juga menyampaikan bahwa para wali wisudawan menunjukkan antusias yang tinggi untuk mengikuti proses wisuda.
"Seluruh wali wisudawan-wisudawati semuanya berantusias yang luar biasa dan mereka ingin ikut bersama dengan wisudawan-wisudawati dalam acara wisuda ini," ujar Afrizal.
Antusias tersebut juga membuat keterbatasan tempat menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan acara. Afrizal menyampaikan bahwa sebagian wali wisudawan terpaksa berdiri berjejer di samping putra-putri mereka karena keterbatasan tempat.
Selain keterbatasan tempat, kenyamanan selama acara juga menjadi perhatian panitia. Afrizal menyampaikan masih ditemukan peserta yang merokok di dalam ruangan sehingga asap rokok mengganggu kenyamanan peserta lainnya.
"Pesannya memang diharapkan semuanya itu menjaga kenyamanan, terutama kebersihan. Karena di samping-samping, pojok-pojok itu masih kita dapatkan mereka yang masih merokok di dalam ruangan ini," katanya.
Penulis: Defi Lestari Pulungan

