Hanya menunggu waktu, kataku lirih Menghitung detik menuju pelukan Sang Maha Pengasih
Bukan aku meragu akan kuasa-Mu yang tak bertepi
Namun segalanya telah kurasa, cukup sampai di sini.
Duniaku telah luruh,
hancur menjadi debu
Hanya satu pinta yang tersisa di dalam kalbu
Lepaskanlah beban mereka yang selama ini menjagaku
Dan dekaplah orang-orang baik itu dengan rahmat-Mu.
Mungkin ini aksara terakhir yang mampu kurangkai
Sebab kata-kata indah telah lama usai Aku berdiri di ambang pasrah yang paling sunyi
Menunggu saatnya kembali, mengakhiri lelahnya diri.
Penulis: M. Razi Rahman
