Foto: Fatan
LPM-AL-ITQAN-UIN Sjech M. Djamil Djambek (SMDD) Bukittinggi resmi miliki Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 50 tahun 2025 perubahan atas PMA Nomor 76 tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata kerja. Informasi ini sudah disebarkan di salah satu platform media sosial yaitu instagram di akun @uinsmddbukitinggi pada (09/01/2026).
Rektor UIN SMDD Bukittinggi Silfia Hanani, mengutarakan bahwasanya prodi-prodi yang berbasis STEM sudah ada di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.
"Prodi yang sudah ada sebelumnya di FTIK itu diantaranya, statistika, matematika dan informatika," tuturnya.
Wakil Rektor (WAREK) I Afrinaldi, mengatakan bahwa terbentuknya FST ini termasuk dengan programnya Prabowo terkait Sains Teknologi Engineering Mathematics (STEM).
Kendala yang di rasakan oleh WAREK I dalam penataan FST ini ialah bakalan ada upaya yang besar dalam pemindahan data mahasiswa prodi Matematika, Statistika, dan Informatika yang sudah ada di FTIK yang akan dipindahkan ke FST.
"Setelah ini tugas berat yang akan kami lakukan adalah melakukan transmigrasi data mahasiswa ke fakultas baru ini, agar yang semester 6 sekarang di tahun besok sudah bisa memakai gelar yang sesuai dengan fakultas dan jurusan nya," katanya.
Pimpinan kampus berharap dengan berdirinya fakultas baru dapat melahirkan mahasiswa yang keilmuannya berkembang dan berdampak bagi masyarakat.
Penulis: M Zidan Pratama
